Penelitian ini menganalisis implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mitigasi bencana pada Laboratorium Teknik Energi Surya Hidro dan Angin (TESHA) di SMKN 1 Pringgabaya. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien di laboratorium, serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir dan Gempa bumi. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan Metode Kaizen dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa, serta menganalisis strategi mitigasi bencana yang telah diterapkan di sekolah. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif terkait pemahaman siswa sebelum dan setelah implementasi Metode Kaizen, serta observasi terhadap upaya mitigasi bencana yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Kaizen, khususnya melalui program 5S, berhasil meningkatkan pemahaman siswa dengan nilai 12,92 % dan keterampilan dengan nilai 20,31% serta mengurangi waktu pengerjaan praktikum secara signifikan. Selain itu, SMKN 1 Pringgabaya telah mengupayakan berbagai strategi, penentuan jalur evakuasi bencana alam, lokasi titik kumpul yang aman di titik koordinat (-8,5331334, 116,6365557), program sekolah aman bencana yang berkolaborasi dengan program studi magister mitigasi bencana Universitas Mataram, serta edukasi melalui media poster pada laboratorium. Kesimpulannya, implementasi K3 dengan pendekatan Kaizen dan strategi mitigasi bencana yang terencana telah meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kesiapsiagaan di Laboratorium TESHA SMKN 1 Pringgabaya.
Copyrights © 2025