Pendidikan multikultural di Indonesia yang berakar pada kesenian tradisional berfungsi sebagai media untuk memperkuat identitas budaya bangsa. Pendidikan multikultural dipandang sebagai pendekatan strategis untuk mengapresiasi keberagaman budaya sekaligus memperkokoh persatuan nasional. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi literatur, artikel ini membahas bagaimana kesenian tradisional seperti tari, musik gamelan, dan batik dapat menjadi instrumen yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, dan kebanggaan budaya pada peserta didik. Temuan studi menunjukkan bahwa integrasi kesenian tradisional dalam pendidikan tidak hanya memperkaya estetika seni tetapi juga memperkuat rasa identitas budaya dan kohesi sosial di kalangan generasi muda dari berbagai latar belakang. Pendidikan multikultural berbasis kesenian tradisional di sekolah, melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, proyek lintas budaya, dan kolaborasi dengan komunitas lokal, diyakini mampu menumbuhkan rasa saling menghormati dan mempererat persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia.
Copyrights © 2025