erawat adalah salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh remaja dan berdampak tidakhanya pada penampilan fisik, tetapi juga pada aspek psikologis seperti rasa malu, kecemasan,dan rendah diri. Pengkaryaan ini bertujuan untuk menggali bagaimana seni lukis dapatdigunakan sebagai sarana untuk mengekspresikan proses penerimaan diri terhadap jerawat,sebuah isu yang sering mempengaruhi kepercayaan diri remaja. Karya seni lukis berjudul AtmaDeepo Bhava dan Seen and Unseen diciptakan untuk menggambarkan perjalanan emosionaldari ketidakpercayaan diri menuju penerimaan diri. Proses penciptaan karya menggunakanpendekatan visual yang mencakup elemen simbolis dan ekspresif. Lukisan ini menggabungkanunsur daun, akar, serta ekspresi wajah untuk merepresentasikan transformasi diri danpenerimaan terhadap kondisi kulit berjerawat. Hasil pengkaryaan ini menunjukkan bahwa senilukis dapat menjadi media ekspresi yang efektif dalam membantu remaja menghadapikecemasan dan membangun penerimaan diri, sekaligus menawarkan ruang refleksi terhadaptekanan sosial yang berkaitan dengan standar kecantikan yang sering kali tidak realistis.Kata Kunci: jerawat, penerimaan diri, seni lukis, kecemasan, remaja, standar kecantikan
Copyrights © 2025