Penelitian ini membahas pengembangan produk lenteng sebagai inovasi ekonomi kreatif yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Klowok Lor, Desa Kemloko, Kabupaten Temanggung. Fokus penelitian adalah bagaimana proses pengembangan produk lenteng yang dibantu oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui program GIAT 13, dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan produk lenteng melalui inovasi produksi, kemasan, dan pemasaran digital berhasil meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk di pasar lokal maupun nasional. Dampak positif turut dirasakan dalam peningkatan pendapatan masyarakat serta penguatan identitas budaya melalui pelestarian tradisi kuliner lenteng. Sinergi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan pengembangan yang berkelanjutan. Penelitian ini mengusulkan perlunya dukungan berkelanjutan untuk mengatasi kendala modal dan teknologi agar produk lenteng dapat terus berkembang sebagai sumber penghasilan dan warisan budaya.
Copyrights © 2025