Transportasi laut memiliki peran vital dalam mendukung perdagangan global, konektivitas antarwilayah, serta mobilitas penumpang dan barang. Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan besar terkait keselamatan pelayaran, kualitas layanan, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis pengaruh manajemen mutu terhadap keselamatan serta kinerja layanan transportasi laut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi terkini dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu melalui standar internasional seperti ISO 9001 dan ISM Code berkontribusi signifikan dalam menekan angka kecelakaan laut, memperkuat kepatuhan regulasi, serta meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan maritim. Selain itu, manajemen mutu terbukti mampu mendorong peningkatan kinerja layanan dengan menghadirkan ketepatan waktu, keandalan operasi, serta kepuasan pengguna jasa. Transformasi digital, seperti penggunaan IoT, e-Navigation, dan pemeliharaan berbasis prediksi, semakin memperkuat efektivitas penerapan mutu. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur, resistensi terhadap perubahan, dan ancaman keamanan siber, implementasi manajemen mutu tetap menjadi kunci strategis dalam mewujudkan layanan transportasi laut yang aman, efisien, dan berdaya saing. Artikel ini menyimpulkan bahwa kolaborasi multi-stakeholder diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan konsistensi penerapan manajemen mutu di sektor maritim.
Copyrights © 2025