Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman literasi numerasi siswa Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Ende Tengah serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya. Literasi numerasi dipahami sebagai kemampuan menggunakan angka dan simbol matematika untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan kontekstual secara logis dan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif eksploratif. Sebanyak 150 siswa kelas X dan XI dari lima SMA di Kecamatan Ende Tengah dijadikan responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan terbuka serta wawancara semi-terstruktur dengan guru matematika. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman literasi numerasi siswa sebesar 25,03, yang termasuk dalam kategori rendah. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami soal cerita, grafik, dan tabel, serta menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang rendah saat mengerjakan soal numerasi. Analisis kualitatif mengungkap bahwa motivasi belajar, kepercayaan diri, dan budaya literasi (faktor internal), serta kualitas pembelajaran, dukungan keluarga, dan keterbatasan sarana (faktor eksternal) turut memengaruhi hasil tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pemahaman literasi numerasi memerlukan penguatan budaya literasi dan penerapan model pembelajaran inovatif di sekolah.
Copyrights © 2025