Industri kuliner saat ini tidak hanya mengandalkan cita rasa dan tampilan visual produk, tetapi juga membutuhkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif, khususnya dalam penyampaian ide dan konsep melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi komunikasi pemasaran dalam presentasi ide kuliner, mengidentifikasi elemen komunikasi persuasif yang efektif, serta menelusuri peran media sosial dan influencer dalam proses promosi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model AIDA efektif meningkatkan minat konsumen, komunikasi pemasaran terpadu (IMC) memperkuat konsistensi pesan, sementara kreativitas konten oleh foodies dan influencer berperan penting dalam membangun koneksi emosional dengan audiens. Storytelling serta elemen visual seperti logo juga menjadi faktor penentu dalam membangun brand image. Selain itu, kombinasi strategi promosi online dan offline mampu meningkatkan keterlibatan konsumen secara menyeluruh. Dengan demikian, strategi komunikasi pemasaran yang tepat dapat memperkuat daya tarik presentasi ide kuliner dan meningkatkan daya saing produk di era digital.
Copyrights © 2025