Pembelajaran sistem pencernaan pada mata pelajaran IPA masih menghadapi tantangan karena materi yang abstrak, sulit diamati secara langsung, serta menuntut kemampuan visualisasi spasial yang tinggi. Metode konvensional seperti ceramah dan gambar 2D sering kali hanya menghasilkan pemahaman permukaan. Studi literatur ini bertujuan menganalisis potensi integrasi media 3D Sketchfab dengan alat peraga konvensional sebagai pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan komprehensif. Penelitian dilakukan melalui telaah terhadap 33 sumber, kemudian diseleksi menjadi 15 jurnal relevan terbitan 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa alat peraga konvensional berperan penting dalam membangun dasar pemahaman konkret tentang struktur dan letak organ, sedangkan media 3D Sketchfab memberikan visualisasi interaktif dan dinamis yang mendukung pemahaman proses fisiologis secara lebih mendalam. Integrasi kedua media melalui model dua tahap pemberian konsep dasar menggunakan alat peraga fisik kemudian pendalaman materi melalui Sketchfab terbukti mampu mengoptimalkan kekuatan masing-masing. Pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar multimodal yang lebih menarik, meningkatkan pemahaman konseptual, dan mendukung capaian hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, integrasi media 3D dan alat peraga konvensional direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran IPA yang lebih relevan dan efektif untuk materi sistem pencernaan.
Copyrights © 2025