Kecemasan sosial Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling kelompok berbasis Terapi Perilaku Kognitif (Cognitive Behavioral Therapy/CBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial pada siswa kelas tujuh di SMP Islamic Qon Gresik. Desain penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test–post-test pada satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa yang memiliki tingkat kecemasan sosial tinggi berdasarkan hasil pre-test dari Liebowitz Social Anxiety Scale (LSAS). Intervensi dilakukan melalui lima sesi konseling kelompok yang mencakup tahap pembentukan, transisi, kegiatan inti, dan penutupan. Setiap sesi berfokus pada restrukturisasi kognitif, latihan perilaku sosial melalui bermain peran, dan refleksi diri untuk memperkuat pemikiran adaptif dan kepercayaan diri. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan untuk menentukan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test.. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata skor LSAS dari 81,67 menjadi 58,67, dengan nilai t yang dihitung sebesar 2,24 > t-tabel 2,015 (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis CBT efektif dalam mengurangi gejala kecemasan sosial, meningkatkan keterampilan interaksi sosial siswa, dan menumbuhkan keberanian untuk berbicara di depan umum. Selain itu, penerapan CBT yang dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti ukhuwah, tawakal, dan ta‘awun semakin memperkuat kesejahteraan emosional dan dinamika positif dalam kelompok.
Copyrights © 2025