Pembelajaran matematika dasar merupakan landasan penting bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) untuk memahami sekaligus mengajarkan konsep matematika secara bermakna kepada siswa. Namun, pengalaman penulis menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih memiliki sikap negatif terhadap matematika, seperti rasa takut, kurang percaya diri, dan kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak. Artikel ini merefleksikan pengalaman penulis dalam menghadapi permasalahan tersebut serta menjelaskan strategi pembelajaran yang diterapkan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode reflektif berdasarkan pengalaman selama proses perkuliahan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa penggunaan media konkret, pendekatan kontekstual, diskusi kelompok, serta kegiatan reflektif di akhir perkuliahan efektif dalam membantu mahasiswa memahami konsep matematika dasar dan membangun sikap positif terhadap mata kuliah ini. Penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika dasar yang bermakna, interaktif, dan menyenangkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar yang mampu menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap matematika.
Copyrights © 2025