Penelitian ini menganalisis aktivitas kerja pada stasiun pengayakan UD. Pusaka Bakti dengan tujuan untuk menilai postur kerja operator terhadap risiko cedera muskuloskeletal (MSD) dan mengukur waktu standar yang dibutuhkan dalam proses pengayakan cocopeat. Metode yang digunakan adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk penilaian postur kerja dan Time Study untuk pengukuran waktu. Populasi penelitian adalah empat operator di bagian pengayakan. Hasil penilaian REBA menunjukkan bahwa aktivitas mengambil bahan, memasukkan bahan, mengambil cocopeat, dan memindahkan cocopeat memiliki level tindakan tinggi dan sedang, yang mengindikasikan perlunya perbaikan secepatnya. Dari hasil Time Study, waktu standar yang diperoleh untuk Operator 1 adalah 751,023 detik, dan untuk Operator 2 adalah 714,871 detik. Waktu standar ini dihitung dari waktu siklus rata-rata, rating factor (+0,11), dan allowance (15,5%). Hasil ini mengindikasikan perlunya perbaikan ergonomi pada desain kerja untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kelelahan operator. Penggunaan alat bantu angkat serta pelatihan postur kerja ergonomis disarankan untuk mengurangi risiko kelelahan dan cedera, sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja operator.
Copyrights © 2025