Buku anak memiliki peran penting untuk mendukung perkembangan literasi. Kegiatan membaca anak-anak terkadang menyebabkan kerusakan fisik, sementara keterampilan preservasi di kalangan pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) maupun orang tua masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait preservasi koleksi buku anak melalaui lokakarya dan pendampingan di Ruang belajar Aqil Kota Malang. Metode pelaksanaan yang digunakan mengintegrasikan pendekatan Community of Practice (CoP) dan Community Development, dengan melibatkan sepuluh peserta dari TBM dan orang tua. Program dilaksanakan dalam tiga tahapan, pertama persiapan (penentuan domain, survei kebutuhan, penyediaan materi dan alat), tahapan kedua pelaksanaan (lokakarya daring-luring, praktik perbaikan halaman robek dan sambul buku dengan Teknik mending serta pembentukan sudut preservasi), dan tahap terakhir evaluasi keberlanjutan (survei kepuasan, observasi praktik, refleksi serta penyajian modul dan video tutorial). Hasil kegiatan menunjukkan peserta sebagian besar menilai materi relevan dan mudah dipahami serta bermanfaat. Evaluasi praktik memperlihatkan seluruh peserta mampu melakukan perbaikan buku secara mandiri, dengan tujuh orang tuntas tanpa pendampingan dan tiga lainnya masih memerlukan arahan tambahan. Keberadaan sudut preservasi menajadi sarana keberlanjutan program sekaligus pusat pembelajaran kolektif berbasis komunitas. PKM ini memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan keterampilan teknis peserta, dan jangka panjang berupa penguatan budaya preservasi berkelanjutan. Rekomendasi program selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas jejaring TBM serta menyesuaikan durasi kegiatan agar peserta memperoleh pengalaman praktik yang optimal.
Copyrights © 2025