Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak persepsi kemudahan dan persepsi manfaat terhadap perilaku konsumtif pengguna e-commerce di SMA Negeri 1 Mangunjaya, dengan menggunakan perspektif ekonomi Islam. E-commerce telah berkembang pesat, terutama selama pandemi COVID-19, yang berdampak pada peningkatan jumlah pengguna di Indonesia. Fasilitas dan keuntungan yang ditawarkan oleh platform e-commerce memiliki peran penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda untuk menganalisis data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 guru. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa persepsi manfaat memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif, sementara persepsi kemudahan menunjukkan pengaruh positif meskipun tidak signifikan. Persepsi manfaat, seperti efisiensi waktu dan biaya, terbukti mendorong konsumen untuk lebih aktif dalam berbelanja online. Sebaliknya, meskipun kemudahan penggunaan e-commerce penting, pengaruhnya terhadap perilaku konsumtif tidak cukup signifikan. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar kebijakan e-commerce lebih memperhatikan prinsip ekonomi Islam dengan mengutamakan transaksi yang adil dan tidak berlebihan, menghindari perilaku konsumtif yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
Copyrights © 2025