Introduction: Diabetic Foot Ulcer merupakan komplikasi kronis pada pasien diabetes mellitus yang berpotensi menyebabkan infeksi, morbiditas, hingga amputasi. Terapi ultrasound menjadi salah satu pendekatan biofisik yang menunjukkan potensi dalam mempercepat proses penyembuhan luka.Objectives: Tinjauan naratif ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi ultrasound, baik sebagai intervensi tunggal maupun dalam kombinasi dengan modalitas lain seperti stimulasi listrik.Method: Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed dan Google Scholar, mencakup artikel terbitan tahun 2015-2025.Result: Hasil review terhadap enam studi menunjukkan bahwa penggunaan Ultrasound-Assisted Wound Debridement (UAW) dan Combined Ultrasound and Electrical Current Stimulation (CUSECS), dapat mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan proliferasi sel, serta mengurangi ukuran luka. Meskipun demikian, sebagian studi memiliki keterbatasan berupa ukuran sampel kecil dan ketidakterbukaan desain.Conclusion: Simpulan dari tinjauan ini menyatakan bahwa terapi ultrasound merupakan modalitas adjuvan yang menjanjikan dalam penanganan Diabetic Foot Ulcer, meskipun dibutuhkan uji klinis berskala besar untuk mendukung penerapannya secara luas di praktik klinis.
Copyrights © 2025