Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana green finance, tingkat profitabilitas yang diukur melalui return on assets (ROA), rasio leverage, serta ukuran perusahaan memengaruhi kinerja keuangan berkelanjutan pada bank umum syariah di Indonesia selama kurun waktu 2019 hingga 2023. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga teridentifikasi sebanyak 8 bank syariah yang memenuhi kriteria seleksi penelitian. Proses analisis data dilakukan melalui pendekatan regresi linier berganda berbasis data panel dengan memanfaatkan perangkat lunak EViews 10.0. Berdasarkan hasil analisis signifikansi parsial (uji t), ditemukan bahwa green finance tidak memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan kinerja keuangan. Sebaliknya, return on assets, leverage, dan ukuran perusahaan terbukti secara statistik memberikan pengaruh signifikan terhadap aspek keberlanjutan keuangan. Selanjutnya, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel independen yang diteliti secara kolektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan berkelanjutan pada bank syariah. Hasil temuan ini menghadirkan implikasi penting bagi industri perbankan syariah dalam mengembangkan strategi keuangan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, serta memberikan perspektif bernilai bagi para investor dalam menilai kinerja lembaga keuangan berbasis syariah dari dimensi keberlanjutan jangka panjang.
Copyrights © 2025