Dusun Tenggorong di Desa Gumantar, Lombok Utara, memiliki potensi kopi robusta dan kakao, namun produktivitas menurun akibat tanaman tua, serangan penyakit, dan lemahnya praktik budidaya berkelanjutan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan pembibitan kopi berkualitas, penerapan sistem kebun berbasis permakultur, pemberdayaan perempuan, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman (HPT) berbasis organik. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: petani mampu memilih benih unggul dengan daya tumbuh > 80%, menerapkan agroforestri berlapis, membentuk kelompok perempuan tani kopi–kakao, serta menggunakan pestisida nabati yang menekan serangan hama hingga 40%. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat aspek sosial, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Copyrights © 2025