Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati memiliki peran penting dalam mengumpulkan dan mengelola data hasil pertanian, namun proses pencatatan masih dilakukan secara manual. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan pelaporan serta meningkatnya risiko kesalahan pencatatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem alat bantu entry data hasil tani berbasis web yang sederhana, inklusif, dan mudah digunakan oleh petani serta petugas BPS. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan efisiensi pengumpulan data hingga 60%, peningkatan akurasi pencatatan menjadi 100%, serta meningkatnya partisipasi petani dalam pelaporan data pertanian. Sistem ini terbukti mempermudah petani dalam memasukkan data hasil tani dan mempercepat proses pelaporan di BPS.
Copyrights © 2025