Pola pengajaran multikultural Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi mahasiswa non-Muslim di Universitas Manado merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka menciptakan suasana akademik dan pembelajaran yang inklusif, merdeka, toleran, serta harmonis di tengah keberagaman agama dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengajaran Multikultural Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) diimplementasikan kepada mahasiswa non-Muslim dengan tujuan sebagai bagian dari upaya Dakwah Islamiyah juga meinimal memperkenalkan nilai-nilai Islam yang universal, seperti Toleransi, kedamaian, keadilan, bahkan saling menghormati. Pendekatan pengajaran yang digunakan mengutamakan pemahaman yang mendalam dan universal akan ajaran Islam dengan cara yang mudah, praktis dengan tetap menjaga keberagamaan yang ada, misalnya diskusi kelompok, kejian tematik, pendekatan dealogis dengan malsud untuk menumbuhkan sikat saling toleran serta memperkuat rasa persatuan dalam keragaman. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pengajaran ini, seperti perbedaan persepsi dan stereotip, serta solusi yang dapat diambil untuk mengatasi hambatan tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pola pengajaran multikultural Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa non-Muslim tentang ajaran Islam, mempererat hubungan antar agama, dan menciptakan atmosfer pendidikan yang lebih inklusif di Universitas Manado.
Copyrights © 2025