Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca huruf hijaiyah pada peserta didik TK Pertiwi IX Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk. Dari 35 anak yang diamati, hanya 35,20% yang mencapai standar keberhasilan minimal sebesar 75%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan metode Al-Baghdadiyah yang dikenal efektif dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 31 anak (12 laki-laki dan 19 perempuan). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Al-Baghdadiyah secara sistematis melalui empat tahap—pengenalan huruf, pemahaman bunyi, penghafalan, dan praktik membaca-menulis—berhasil meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah secara signifikan. Keberhasilan ini didukung oleh faktor internal (motivasi dan kesiapan mental siswa) serta faktor eksternal (kompetensi guru, sarana pembelajaran, dan lingkungan sekolah yang kondusif). Disarankan agar pihak sekolah melakukan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru dan meningkatkan status akreditasi lembaga untuk mendukung efektivitas pembelajaran ke depan.
Copyrights © 2025