Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sering disebut sebagai salah satu pilar kekuatan perekonomian suatu daerah. Perekonomian secara terus menerus mengalami pertumbuhan dan perubahan yang semakin pesat sehingga persaingan semakin kuat (Fuadi & Saputri, 2024). Dalam persaingan bisnis yang semakin kompetitif, pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi agar produk tetap relevan dan diminati pasar. Salah satu strategi yang efektif adalah diferensiasi produk, yakni menciptakan keunikan yang membedakan produk dari kompetitor. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bersama UMKM Cakul Crispy milik Ibu Fatimah di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dengan tujuan memperkuat strategi diferensiasi produk melalui pengembangan varian rasa baru dan pengelolaan pasokan bahan baku ikan cakul. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan (observasi dan analisis kebutuhan), pelaksanaan (sosisalisasi, wawancara, dan pelatihan diferensiasi produk), dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memahami pentingnya inovasi rasa dalam menarik konsumen baru, serta mulai menyusun rencana untuk diferensiasi produk, termasuk menghidupkan kembali produk Pepaya Crispy yang sebelumnya berhenti produksi. Kesimpulan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran dan kesiapan mitra untuk menerapkan strategi diferensiasi secara lebih sistematis dan berkelanjutan
Copyrights © 2025