Paving block merupakan salah satu komponen dalam bidang konstruksi yang cukup banyak digunakan, tetapi bahan pembuatnya kurang ramah lingkungan. Salah satu upaya dalam menanggapi hal tersebut adalah dengan memanfaatkan bahan alternatif seperti limbah dan bahan daur ulang plastik dan kaca sebagai bahan dasar paving block. Penelitian ini bertujuan memformulasi campuran paving block dengan menggunakan limbah plastik dan kaca. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah ketahanan terhadap bahan (deterjen, oli, dan minyak goreng), uji kuat tekan, penyerapan air, dan Scanning Electron Microscope (SEM). Campuran plastik:pasir dengan rasio berat 70:30 mencapai kuat tekan rata-rata sebesar 17,24 MPa. Sedangkan, campuran plastik:kaca dengan rasio dan gradasi yang sama adalah 16,89 MPa dengan penyerapan air 0,33%. Gradasi kaca yang berbeda walaupun dengan rasio berat yang sama mempengaruhi besar kuat tekan paving block. Campuran semen:pasir dengan rasio berat 70:30 memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 8,49 MPa. Kuat tekan tersebut sekitar 50% lebih lemah dibandingkan dengan campuran plastik:kaca. Merendam sampel dalam deterjen dan oli menyebabkan pengurangan kuat tekan benda uji hingga sekitar 60% dan 15%. Sedangkan, sampel yang direndam dalam minyak goreng menunjukan peningkatan kuat tekan hingga sekitar 14%. Uji SEM menunjukkan benda uji yang direndam dalam minyak goreng memiliki susunan partikel yang lebih rapat dibandingkan dengan benda uji yang lain.
Copyrights © 2021