Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Sejarah dan Budaya, Juni 2017

Tantangan Penulisan Sejarah Lokal

Warto Warto (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jun 2017

Abstract

Sejarah lokal selalu menarik diperbincangan karena dua hal. Pertama, batasan “lokal” cukup problematis karena selalu mengalami perubahan cakupan dan maknanya. Istilah lokal seringkali dihadapkan atau dipertentangkan dengan supra-lokal (regional, nasional, global). Makna lokalpun tidak statis dan tunggal tetapi selalu berubah sesuai konteks zaman. Oleh karena itu, penulisan sejarah lokal, seperti penulisan unit sejarah lainnya, dihadapkan bukan hanya persoalan kepastian historis yang menuntut tersedianya sumber yang lengkap dan valid, tetapi juga persoalan penjelasan sejarah yang menuntut pendekatan multidimensional dengan kerangka teoritik dan metodologi yang relevan. Di luar persoalan kepastian dan pemaknaan historis, penulisan sejarah lokal juga dihadapkan pada unsur kewajaran sejarah (fairness) yang bersifat non-akademik. Berbagai kepentingan, orientasi filosofis, prasangka ideologis, seringkali menyelinap dengan sengaja ke dalam proses penulisan sejarah lokal. Dengan mengesampingkan persoalan yang disebutkan terakhir ini, penulisan sejarah lokal ke depan harus tetap bertumpu pada prinsip-prinsip teori dan metodologi sejarah  kritis agar dapat memberi kontribusi positif bagi pengembangan penulisan  sejarah nasional yang bercorak indonesiasentrisme.  local history is attracting to be discussed because of two reasons. Firstly, the limitation of local creates some problems. This is caused by the change of scope and meaning. The term of localis also faced with the antonym term of regional, national, or global. The meaning of local is flexiblebut changes based on the spirit of age. Therefore, the writing of local history faces not only thescarcity of historical sources but also the need of multidimentional approach and relevant theoreticalframework and methodology. In addition, the matter of historical fairness contributes to thecomplexity of historical study. Some interests, philosophical orientation, and ideological prejudiceare often to shape the local historiography. Local history writing should be directed into the base oftheoretical principles and methodology in order to give positive contribution for develping the writingofnationalhistorybasedonIndonesiacentrismperspective.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JSB

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Terbit dua kali dalam satu volume yaitu Juni dan Desember; ISSN 1979-9993 berisi tulisan ilmiah tentang sejarah, budaya dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun asing. Tulisan yang dimuat berupa analisis, kajian dan aplikasi; hasil penelitian, dan pembahasan ...