Penelitian ini membahas kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol ke Indonesia pada abad ke-16 sebagai bagian dari ekspansi bangsa Eropa setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453. Faktor utama yang mendorong kedatangan bangsa Eropa terangkum dalam semboyan Gold, Gospel, Glory yaitu mencari kekayaan melalui perdagangan rempah-rempah, menyebarkan agama Katolik, dan meraih kejayaan politik. Proses kolonialisasi Portugis dimulai dengan penguasaan Malaka (1511), masuk ke Maluku (1512), serta perjanjian dengan Pajajaran (1522). Sementara itu, Spanyol tiba di Maluku pada 1521 dan sempat menjalin aliansi dengan Tidore, tetapi kemudian mundur ke Filipina setelah Perjanjian Zaragoza (1529). Kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol menimbulkan berbagai perlawanan, seperti di Aceh, Demak, Sunda Kelapa, Ternate, dan Minahasa. Dampak kolonialisasi ini sangat luas, meliputi bidang ekonomi (monopoli rempah-rempah dan eksploitasi sumber daya), sosial-budaya (masuknya agama Katolik, senjata api, serta produk Eropa), dan politik (melemahnya kedaulatan kerajaan lokal).
Copyrights © 2025