Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran seni Islam Melayu dalam mengembangkan sikap keagamaan peserta didik di Ma’had Tahfidz Vokasional Aman Bistari, Selangor, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan lembaga, instruktur seni Islam, serta para peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni Islam Melayu, khususnya hadroh dan qasidah, berperan penting dalam menumbuhkan religiositas siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mempelajari dimensi estetika dari seni Islam, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai spiritual seperti cinta kepada Nabi Muhammad SAW., kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Kegiatan seni Islami berfungsi sebagai media dakwah dan pembentukan karakter yang efektif, menarik, serta relevan dengan konteks kehidupan mereka. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat identitas budaya Islam Melayu yang berakar pada kearifan lokal dan ajaran Islam. Dengan demikian, seni Islam Melayu dapat dijadikan sebagai model pendidikan Islam berbasis budaya dalam menumbuhkan karakter religius generasi muda.
Copyrights © 2025