Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Keterampilan Berpikir Kritis (TKK) siswa Kelas VI SDIT Ulil Albab (N=18) pada topik Organ Pernapasan, menggunakan tes pilihan ganda 15 butir soal beserta logika (bobot total 105 poin) berdasarkan teori Robert H. Ennis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor akhir TKK kelas tersebut berada pada level Sedang (55,76%), dengan tingkat ketuntasan klasikal yang sangat rendah, yaitu 16,67% (Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM 75%). Analisis Justifikasi per indikator menunjukkan adanya disparitas yang signifikan: siswa mencapai level tertinggi pada indikator Strategi & Taktik (81,11%, Kategori Ketuntasan), sementara indikator ketiga penalaran inti (Inferensi: 50,56%, Klarifikasi Elementer: 52,35%, dan Penunjang Dasar: 56,67%) semuanya berada pada kategori Sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa lebih mahir dalam memilih solusi akhir daripada dalam memproses informasi atau menarik kesimpulan logistik. Analisis kualitas menegaskan bahwa kinerja yang buruk dihilangkan pada ketidakmungkinan membangun rantai sebab-akibat logistik dan menyebarkan informasi otoritas. Studi ini merekomendasikan penerapan intervensi pembelajaran yang fokus pada urutan pencapaian terendah—yaitu Inferensi, Klarifikasi Elementer, dan Dukungan Dasar—melalui strategi berbasis inkuiri dan argumentasi untuk memperkuat penalaran reflektif.
Copyrights © 2025