Kebocoran data pada Bank Syariah Indonesia (BSI) yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi salah satu insiden keamanan informasi terbesar di sektor perbankan nasional. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai penerapan etika profesi dalam menjaga keamanan data nasabah, terutama dalam konteks tanggung jawab profesional para ahli teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika profesi terhadap keamanan informasi dengan menggunakan studi literatur sistematis terhadap kasus kebocoran data BSI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur yang mencakup kode etik profesi (ACM, IEEE, dan APTIKOM), peraturan pemerintah tentang keamanan siber, serta artikel ilmiah dan berita terkini terkait kasus BSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya penerapan prinsip- prinsip etika profesi, khususnya pada aspek integritas, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial, berkontribusi terhadap rendahnya kesadaran serta pengawasan keamanan informasi. Diperlukan peningkatan penerapan kode etik profesi secara menyeluruh dalam pengelolaan data dan sistem informasi perbankan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Copyrights © 2025