Kepulauan Selayar, yang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia, mengalami gempa bumi besar pada 14 Desember 2021 dengan magnitudo 7,4. Hal tersebut menyebabkan kerusakan signifikan dan pengungsian masyarakat. Faktanya, Kepulauan Selayar merupakan daerah yang berada di atas sesar Kalotoa yang aktif dan menjadikan wilayah di sekitarnya rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Dalam konteks mitigasi bencana, kemampuan bercerita atau storytelling menjadi alat penting untuk menyampaikan informasi dan membangun empati di masyarakat. Melalui kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan institusi lainnya, peserta diajak untuk menggali dan memanfaatkan cerita rakyat sebagai medium edukatif dalam menghadapi risiko bencana. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penyampaian informasi yang menarik sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan ketahanan emosional masyarakat. Pendekatan ini juga diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial dan memfasilitasi proses penyembuhan dari trauma yang dialami akibat bencana. Selain itu, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pengabdian masyarakat sebelumnya yang menghasilkan prototipe buku pop-up tentang kesiap siagaan gempa. Dengan demikian, storytelling berperan krusial dalam edukasi kebencanaan, khususnya di daerah rawan bencana, seperti Kepulauan Selayar.
Copyrights © 2024