Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Agromedicine

Potensi Daun Pepaya (Carica papaya Sp.) sebagai Obat Anti Tuberkulosis

Agam Anggoro (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2015

Abstract

AbstrakTuberkulosis (TB) yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) masih menjadi suatu masalah utama. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2013, Indonesia memiliki prevalensi kejadian TB yaitu 272 per 100.000 populasi. Pengobatan tuberkulosis memerlukan terapi yang komprehensif dan berkelanjutan. Ketidakpatuhanterhadap pengobatan akan menyebabkan resistensi, tercatat sedikitnya satu dari 10 kasus resisten terhadap pengobatan yang diberikan. Di Afrika terdapat beberapa tanaman yang telah digunakan secara lokal untuk pengobatan tuberkulosis. Indonesia kaya akan salah satu dari tanaman yang memiliki banyak efekfitofarmaka tersebut yaitu pepaya.Dikembangkannya pepaya dengan ketahanan terhadap virus pepaya ringspot (PRSV) menunjukkan potensi pemanfaatan pepaya lebih jauh lagi salah satunya sebagai alternatif obat anti tuberculosis (OAT). Daun pepaya mengandung antioksidan dan berperan dalam sistem inflamasi tubuh. Sehingga secara tidak langsung daun pepaya memiliki potensi dalammemodulasi TB serta berperan dalam memperbaiki fungsi paru. [J. Agromed Unila 2015; 2(2):86-89]Kata kunci: daun pepaya, OAT, tuberkulosis

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...