Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Agromedicine

Dampak Penggunaan Pestisida Organoklorin terhadap Risiko Kanker Payudara

Reni Agustin (Unknown)
Muhartono Muhartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2018

Abstract

Pestisida selain untuk mengontrol hama dan penyakit pada tanaman, pestisida juga berdampak negatif pada kesehatan. Jenis pestisida yang paling banyak digunakan ialah insektisida. Insektisida dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu pestisida organoklorin, organofosfat dan karbamat. Pestisida organoklorin seperti Dichlorodiphenyltrichloroethane (DDT) yang sudah dilarang penggunaannya di Indonesia tetapi dari beberapa penelitian masih ditemukan. Organoklorin secarakimia tergolong toksisitasnya yang relatif rendah akan tetapi mampu bertahan lama dalam lingkungan. Berbagai penelitian menemukan kadar DDT yang tinggi pada sampel darah pasien kanker payudara. Paparan organoklorin dalam lingkungan kemungkinan memiliki efek signifikan terhadap risiko kanker payudara. Ahli toksikologi telah menemukan bahwa bahan kimia sintetis (DDT) dapat meniru aksi hormon estrogen yang diduga hal ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon sehingga terjadi peningkatan proses proliferasi sel pada payudara.Kata kunci: DDT, pestisida organoklorin, risiko kanker payudara

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...