Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine

Dermatitis Kontak Iritan Akibat Paparan Bawang Putih (Allium sativum)

Dinda Afifa (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2019

Abstract

Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan respon kulit terhadap kontak dengan bahan kimia, fisik, atau biologi. Hampir 80% dari kasus dermatitis merupakan DKI. Dermatitis kontak iritan dapat disebabkan oleh paparan bahan biologis, seperti tanaman. Dermatitis kontak iritan akibat tanaman, merupakan kasus DKI tersering dengan persentase sebesar 26,14%.Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai pengobatan herbal. Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki komponen dialil sulfida, yang memiliki efek antifungi, anti antiparasit, antiviral, antimikrobial, antihipertensi, dapat menurunkan glukosa, antithrombotik, antimutagenik, dan antiplatelet. Bawang putihmentah sering dihaluskan dan dioleskan ke kulit pada bagian tubuh yang sakit. Komponen dialil sulfida dan derivatnya, alisin, merupakan komponen yang dapat menyebabkan iritasi, seperti kemerahan dan pada kasus yang berat dapat menyebabkan kulit melepuh seperti luka bakar. Hal ini disebabkan alisin mempengaruhi metabolisme sistein pada protein, sehingga dapat menyebabkan rusaknya epidermal junction dan memicu nekrosis koagulatif.Kata kunci: alisin, bawang putih, dermatitis kontak iritan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...