Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine

Gangguan Muskuloskeletal Akibat Kerja: Epidemiologi, Faktor Risiko, Gejala Klinis, Tatalaksana dan Pencegahan

Indika Poloriani Tunang (Unknown)
Winda Trijayanthi Utama (Unknown)
Helmi Ismunandar (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Dec 2022

Abstract

Peringkat kedua untuk penyakit penyebab disabilitas di dunia adalah gangguan muskuloskeletal akibat kerja. Faktor yang berperan dalam timbulnya keluhan muskuloskeletal berasal dari individu pekerja maupun lingkungan kerja, yang meliputi faktor biomekanik dan faktor biokimia. Berbagai keluhan yang dirasakan pekerja berupa manifestasi nyeri sampai sulit untuk digerakkan pada bagian otot rangka yang melibatkan otot, ligamen, sendi, dan saraf. Lokasi gangguan muskuloskeletal yang paling sering dikeluhkan adalah pada tubuh bagian atas yang disebabkan karena beban statis dengan frekuensi berulang. Penanganan awal pada pusatkesehatan layanan primer sangat berperan dalam hal efisiensi di lingkungan kerja. Peran terapis okupasi dalam tatalaksana farmakologi maupun non-farmakologi merupakan bagian yang tak kalah penting dalam perawatan pada gangguan muskuloskeletal akibat kerja. Penilaian ergonomi melalui rekayasa stasiun dan alat kerja, serta dengan pengaturan organisasi kerja yang baik, mampu mencegah terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja akibat pajanan dari pekerjaan.  Kata kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Kesehatan Kerja, Risiko Ergonomi  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...