Saat ini intervensi gaya hidup merupakan bukti kuat dalam mencegah perkembangan pradiabetes menjadi diabetes tipe 2 termasuk diantaranya modifikasi asupan makanan dan berolahraga, dengan tujuan defisit energi dan menurunkan berat badan. Mikrobiota diketahui sangat penting untuk pengembangan sistem kekebalan dan homeostasis tubuh. Disbiosisdalam komposisi dan fungsi mikrobiota usus berkaitan dengan respons imun dan perkembangan penyakit metabolik, seperti diabetes mellitus tipe 2. Beberapa penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa perubahan dalam mikrobiota usus yang berkaitan dengan genetika dan diet host, serta faktor lingkungan lainnya dapat berkontribusi pada patogenesisdiabetes dan komplikasinya. Efek terapeutik obat diabetes mellitus tipe 2 juga sebagian dimediasi oleh mikroba usus misalnya pada metformin yang banyak digunakan saat ini. Sehingga terdapat potensi yang besar untuk penggunaan mikrobiota dalam aplikasi klinis untuk memahami dan mengobati diabetes. Mikrobiota usus berkontribusi secara signifikanterhadap prediksi respon glikemik dan perubahan mikrobiota usus yang disebabkan oleh gaya hidup secara mekanis berimplikasi pada aspek perkembangan penyakit. Dengan demikian, tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengetahui potensi dari penggunaan mikrobiota usus, dengan kapasitasnya untuk dimodifikasi dalam pengembangan strategipencegahan dan pengobatan untuk hiperglikemia dan diabetes tipe 2 pada manusia di masa yang akan datang. Kata kunci: diabetes mellitus, probiotik
Copyrights © 2022