Integrasi sistem penyimpanan energi berbasis baterai dengan pengaturan beban otomatis pada gedung cerdas merupakan salah satu strategi inovatif dalam mewujudkan efisiensi energi, keandalan pasokan listrik, serta keberlanjutan operasional bangunan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana kombinasi teknologi baterai dengan sistem manajemen beban cerdas dapat meningkatkan stabilitas jaringan internal gedung, mengurangi ketergantungan pada sumber energi eksternal, serta mengoptimalkan konsumsi energi secara real-time. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan studi literatur, simulasi sistem manajemen energi, serta analisis komparatif antara kondisi operasional gedung tanpa integrasi penyimpanan energi dan dengan integrasi penyimpanan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan baterai tidak hanya mampu menyimpan energi berlebih dari sumber listrik utama maupun energi terbarukan, tetapi juga dapat digunakan secara adaptif untuk menyeimbangkan kebutuhan daya ketika terjadi puncak beban. Integrasi dengan pengaturan beban otomatis memungkinkan sistem melakukan prioritisasi konsumsi listrik pada peralatan kritis, mengatur jadwal operasi perangkat berdaya tinggi, serta menurunkan beban puncak hingga 20–35% dibandingkan sistem konvensional. Selain itu, analisis ekonomi memperlihatkan bahwa investasi awal pada sistem baterai dan perangkat manajemen energi dapat dikompensasi oleh penghematan biaya listrik jangka panjang serta peningkatan umur peralatan gedung akibat berkurangnya fluktuasi daya. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan integrasi sistem penyimpanan energi dengan pengaturan beban otomatis berpotensi besar dalam mendukung konsep gedung cerdas yang hemat energi, andal, dan ramah lingkungan, sekaligus memberikan kontribusi pada pencapaian target energi berkelanjutan di sektor konstruksi.
Copyrights © 2025