Prevalensi kejadian overweight dan obesitas pada usia remaja di Indonesia cenderung meningkat setiap tahunnya. Masalah gizi lebih pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti stres akademik, pola konsumsi makan dan tingkat asupan zat gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan stres akademik dan pola konsumsi makan dengan overweight pada siswa SMA Negeri 2 Sumenep. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan desain case control. Sampel terdiri dari 50 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok, masing-masing pada setiap kelompok status gizi overweight dan normal terdiri dari 25 siswa, diambil secara acak menggunakan simple random sampling. Data pengukuran berat badan, tinggi badan, stres akademik, dan pola konsumsi makan diperoleh dari kuesioner online dan wawancara melalui telepon dan/atau chat. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik (p=0,009), pola konsumsi fast food (p=0,009) dan pola konsumsi snack (p=0,024) dengan overweight. Sedangkan antara pola konsumsi minuman manis (p=0,398), pola konsumsi buah (p=0,323) dan sayuran (p=0,347) tidak ada hubungan dengan overweight. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingginya tingkat stres akademik, seringnya konsumsi fast food dan snack dapat menyebabkan overweight pada siswa.
Copyrights © 2022