Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 13 No. 3 (2022): September

HUBUNGAN ANTARA TEMPERATUR UDARA DENGAN KASUS MALARIA DI KABUPATEN ENDE TAHUN 2017

Widyati, Ajeng Setianingrum (Unknown)
Mukono, J (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2022

Abstract

Di Indonesia malaria masih menjadi perkara kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki iklim tropis dan beberapa daerah merupakan endemis malaria. Berdasarkan data hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS, 2018), prevalensi malaria di Indonesia sebesar 0,37%. Tiga provinsi dengan prevalensi malaria tertinggi di Indonesia adalah Papua (12,07%), Papua Barat (8,64%), dan NTT (1,99%). Hal ini dikarenakan Indonesia beriklim tropis dan memicu beberapa wilayahnya menjadi endemis malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara temperatur udara terhadap kasus Malaria di Kabupaten Ende pada tahun 2017. Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik menggunakan desain penelitian cross sectional dan memakai data sekunder. Penelitian ini menampakkan adanya interaksi antara temperatur udara terhadap kasus malaria di Kabupaten Ende tahun 2017 karena p value = 0,049 < α = 0,05. Jumlah kasus malaria di Kabupaen Ende pada tahun 2017 yaitu 671 kasus. Dengan rata-rata temperatur udara pada tahun 2017 yaitu 28,9°C. Berdasarkan hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa ada interaksi yang signifikan dan berpola negatif antara temperatur udara terhadap kasus malaria di Kabupaten Ende pada tahun 2017.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

preventif

Publisher

Subject

Public Health

Description

Preventif Jurnal Kesehatan Masyarakat welcomes manuscripts that cover a broad range of topics within the public health discipline The journals scope encompasses but is not limited to the following key areas Health Administration and Policy The management organization and policy making processes ...