Covid-19 telah menjadi pandemi yang menyerang segala usia. Protokol kesehatan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor persepsi yang mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Kota Jayapura sejak bulan April hingga Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih sebanyak 1663 orang. Total sampel sebanyak 311 orang diambil menggunakan rumus Lemeshow dan teknik penarikan dengan metode proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar secara online. Variabel penelitian merujuk kepada persepsi di teori Health Belief Model. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh perilaku pencegahan Covid-19 dalam kategori baik sebanyak 62,7%. Hasil uji tabulasi silang ditemukan variabel semua persepsi mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Variabel persepsi kerentanan (p= 0.042; OR= 0.597; 95% CI= 0.373-0.957), persepsi bahaya dan keseriusan Covid-19 (p= 0.026; OR= 0.567; 95% CI= 0.352-0.914)), persepsi manfaat (p= 0,007; OR= 0.494; 95% CI= 0.302-0.808) dan persepsi hambatan pencegahan Covid-19 (p= 0.031; OR= 0.577; 95% CI= 0.359-0.928). Pemberian informasi tentang Covid-19 dan protokol kesehatan sebaiknya diberikan secara kontinu agar masyarakat memiliki persepsi yang baik untuk mendorong perilaku pencegahan Covid-19.
Copyrights © 2022