Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara asupan gizi dan kebutuhan gizi. Indonesia termasuk dalam urutan tertinggi kasus stunting dengan prevalensi 37,2 % dibandingkan negara-negara tetangga lainnya. Di Kabupaten Jeneponto, pada tahun 2021, prevalensi stunting mencapai 33,6%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 24,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan seimbang pada ibu hamil terhadap pemberian obat herbal dalam pencegahan stunting di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian pre-test and post-test with control group. Sampel penelitian terdiri dari 100 ibu hamil yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi Ibu hamil yang diberikan edukasi tentang pola makan seimbang dan obat herbal fenugreek yaitu bubuk rempah kelor serta kelompok control yaitu Ibu hamil yang tidak diberikan edukasi dan bubuk rempah kelor. Hasil Mann Whitney nilai pre test antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan nilai p = 0.081, dimana p > 0.05 yang berarti nilai pre test antara kedua kelompok tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Pada nilai post test antara kedua kelompok setelah diuji analisis didapatkan nilai p = 0.000 dimana p < 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai post test antara kedua kelompok. Hal ini sama dengan hasil uji man whitney pada nilai selisih mean sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok diperoleh nilai p=0,000, dimana p>0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan perubahan pengetahuan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi
Copyrights © 2024