Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVITALISASI POSYANDU REMAJA MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL KACANG HIJAU (Vigna Radiata) MENJADI CAKE MOCAF TOPPING CRUMBLE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA S, Irmawati; Sanas, Nurhidayah Tiasya; SR, Nurqalbi; Sumarni, Sumarni
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6132

Abstract

Adolescent girls are one of the groups that are vulnerable to malnutrition. Menstruation is one of the factors that causes malnutrition, Nutritional status in adolescents is a reflection of the incidence of malnutrition in early childhood. The anemia status of adolescents in Gowa Regency was obtained from 214 adolescent girls, there were 61 adolescent girls who were anemic, of which 41 had mild anemia and 20 had severe anemia. The purpose of this service is to find out how to utilize green beans that can be processed into delicious and nutritious snacks. The methods used are counseling and training on diversification of green beans (Vigna Radiata) and demonstrations on examination and identification of anemia in adolescents. The implementation of this activity includes planning, implementation and evaluation of activities. Participants in this activity were the community in the Pabundukang Posyandu work area, Gowa Regency with a total of 20 cadres. Initial observations showed that out of 15 adolescent girls who experienced anemia from a total of 22 adolescent girls in the Pabundukang Posyandu work area. Pretest showed low knowledge of around (70%) and posttest average became high (70%), and pretest skills category unskilled (100%) and posttest average has been skilled around 29 people (96.6%). While the pretest before the intervention an average of 8 (81.5%) adolescents anemia while, after being given mocaf cake topping crumble green beans on average adolescents (92.3%) are not anemia
Pengaruh Pola Makan Seimbang Pada Ibu Hamil Terhadap Pemberian Modifikasi Obat Herbal Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Jeneponto Sanas, Nurhidayah Tiasya
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): VOLUME 15 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i3.1608

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara asupan gizi dan kebutuhan gizi. Indonesia termasuk dalam urutan tertinggi kasus stunting dengan prevalensi 37,2 % dibandingkan negara-negara tetangga lainnya. Di Kabupaten Jeneponto, pada tahun 2021, prevalensi stunting mencapai 33,6%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 24,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan seimbang pada ibu hamil terhadap pemberian obat herbal dalam pencegahan stunting di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian pre-test and post-test with control group. Sampel penelitian terdiri dari 100 ibu hamil yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi Ibu hamil yang diberikan edukasi tentang pola makan seimbang dan obat herbal fenugreek yaitu bubuk rempah kelor serta kelompok control yaitu Ibu hamil yang tidak diberikan edukasi dan bubuk rempah kelor. Hasil Mann Whitney nilai pre test antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan nilai p = 0.081, dimana p > 0.05 yang berarti nilai pre test antara kedua kelompok tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Pada nilai post test antara kedua kelompok setelah diuji analisis didapatkan nilai p = 0.000 dimana p < 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai post test antara kedua kelompok. Hal ini sama dengan hasil uji man whitney pada nilai selisih mean sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok diperoleh nilai p=0,000, dimana p>0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan perubahan pengetahuan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi