Mobilitas sosial merupakan perpindahan status, kelas, dan profesi seseorang dari satu ke lainnya yang terdiri dari dua tipe yaitu mobilitas vertikal, dan horizontal. Mobilitas memiliki lima saluran yaitu angkatan bersenjata, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, organisasi politik, dan organisasi ekonomi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor pendorong, faktor penghambat dan dampak akibat mobilitas sosial pada keluarga nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga nelayan mengalami mobilitas sosial vertikal, horizontal, dan dampak akibat mobilitas sosial pada keluarga nelayan di Dusun Gowah Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Social mobility is the transfer of one's status, class, and profession from one to another which consists of two types, namely vertical and horizontal mobility. Mobility has five channels, namely the armed forces, educational institutions, religious institutions, political organizations, economic organizations. The purpose of this study is to determine the driving factors, inhibiting factors and the impact of social mobility on fishermen's families. This study uses a qualitative case study method. Data collection techniques used are through observation, interviews, and documentation. The results showed that fishermen's families experienced verticsal, horizontal social mobility, and the impact of social mobility on fishermen's families in Gowah Hamlet, Blimbing Village, Paciran District, Lamongan Regency.
Copyrights © 2022