cover
Contact Name
Mevy Eka Nur Halizah
Contact Email
mevyekanurhalizah@gmail.com
Phone
+6289678245946
Journal Mail Official
mevyekanurhalizah@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Ahmad Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, 60237 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Community Development
ISSN : 27768430     EISSN : 27766632     DOI : https://doi.org/10.15642/jicd
Core Subject : Social,
Journal of Islamic Community Development is an academic journal published by the Department of Islamic Community Development, Faculty of Da‘wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya, since 2021. The journal serves as a platform for scientific publications for academics, researchers, practitioners, and students who focus on the study of Muslim community development and empowerment, both at the national and global levels, through conceptual-theoretical as well as practical-empirical approaches. JICD publishes articles on research findings, community service, empowerment model development, transformative da‘wah studies, and social innovations based on Islamic values. Each issue is published twice a year, in March and September, consisting of six articles per issue
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Demografi
Articles 34 Documents
Peningkatan Kapasitas Kelompok Pemuda Tempuran Melalui Konsep Eco-Tourism dengan Penerapan Protokol Kesehatan di Desa Senduro Kabupaten Lumajang Amnu Ubaidilah
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.1-16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok pemuda tempuran yang ada di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang dengan konsep eco-tourism yang berada di kawasan wisata kali adem. Potensi yang dimiliki Desa Senduro sangatlah beragam, mulai dari potensi alam, budaya fisik hingga kelembagaan. Pariwisata alam merupakan salah satu potensi yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki perekonomian yang sempat turun akibat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode Asset Based Community Development dengan teori pemberdayaan dan berfokus pada masyarakat yang menjadi subjek penelitian, sehingga subjek dapat meningkatkan kapasitas untuk kesejahteraan dirinya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan berdayanya kelompok dalam mengelola aset dengan goals pengkonsepan eko-wisata secara mandiri, serta memperoleh dukungan pemerintah setempat berupa adanya dukungan stakeholder terkait. Melalui aksi program edukasi manajemen eco-tourism serta edukasi pemasaran melalui media foto untuk kelompok, memperoleh pemahaman dalam mengelola potensi desa sehingga mampu bersaing dan meningkatkan kesejahteraannya. Kelompok mendukung kebijakan pemerintah, dengan mengupayakan penerapan protokol kesehatan pada konsep eco-tourism
Pengorganisasian Petani Tambak dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Inovasi Pengolahan Ikan Bandeng di Dusun Ujung Timur Gresik Dwi Wahyuni
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.17-27

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pendampingan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian melalui inovasi pengolahan ikan bandeng yang dipelopori oleh ibu-ibu. Masyarakat Dusun Ujung Timur mengolah hasil tangkapan ikan dengan cara menjual mentah tanpa melakukan inovasi terlebih dahulu. Padahal jika dilakukannya inovasi maka keuntungan yang didapatkan sangat besar karena dapat menarik minat pembeli dengan berbagai macam olahan. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dimana proses penelitian ini mengajak partisipasi aktif masyarakat dan menjadikan masyarakat sebagai subjek, yan menjadi objek adalah problem yang dihadapi penelitian. Proses penelitian skripsi ini dilaksanakan dengan mengkaji masalah bersama masyarakat hingga proses penyelesaian dari masalah tersebut. Sehingga akan tercipta perubahan sosial masyarakat. Proses pendampingan ini dimulai dari assessment awal, inkulturasi, proses penggalian data, menyimpulkan hasil riset, merencanakan aksi perubahan, pelaksanaan program, mempersiapkan keberlanjutan program, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari penelitian proses pendampingan ini adalah terwujudnya perubahan perilaku dan bertambahnya wawasan masyarakat dalam melakukan inovasi ikan bandeng, yakni dengan adanya proses pendidikan masyarakat tentang inovasi ikan bandeng, pembentukan kelompok inovasi ikan bandeng, serta adanya advokasi terkait program pengolahan ikan bandeng kepada pemerintahan di Dusun Ujung Timur Desa Randuboto Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.
Pengorganisasian Masyarakat dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor Melalui Kelompok Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Sariwani Probolinggo Khoirun Nisadiah Fitri Dianti
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.36-51

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran tentang tingginya angka kerentanan masyarakat akan bahaya dan ancaman yang dihadapi akibat bencana tanah longsor yang berada di desa Sariwani kecamatan sukapura kabupaten probolinggo. Desa sariwani termasuk kawasan yang memiliki tingkat keretanan yang tinggi, salah satunya dikarenakan faktor geografis yang berada di ketinggian tanah 940-1940 Mdpl dan terletak di lereng pegunungan tengger yang memanjang sampai wilayah Kabupaten Lumajang. Tujuan pengorganisasian masyrakat hingga terbentuknya kelompok siaga bencana merupakan langkah dalam mengurangi resiko bencana untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan serta menciptakan masyarakat yang siap siaga menuju desa tangguh bencana. Penelitian pengorganisasian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Riset) yang mengutamakan ketelibatan masyarakat secara langsung dalam mengkaji permasalahan hingga proses penyelesaiannya yang ada di Desa Sariwani agar timbul kesadaran individu maupun kelompok (komunitas) yang siap siaga menghadapi bencana tanah longsor. Sehingga setiap proses yang dilalui akan tercipta perubahan sosial dan perubahan kearah yang baik karena ditangan masyarakat sendirilah perubahan itu dapat direalisasikan. Dalam proses pengorganisasian dimulai dari assesment awal, inkulturasi, perubahan data, kesimpulan hasil riset, rencana aksi perubahan, pelaksanaan program, keberlanjutan program sampai pada monitoring dan evaluasi. Perubahan yang terjadi setelah adanya proses pengorganisasian yaitu masyarakat memilki pemahaman siap siaga bencana tanah longsor hinga terbentuknya komunitas desa tangguh bencana (DESTANA). Dengan terbentuknya kelompok dari proses pengorganisasian dalam mengurangi risiko bencana tanah longsor adalah masyarakat mampu mengurangi dampak yang akan ditimbulkan setelah terjadinya bencana tanah longsor. Dengan begitu masyarakat dapat membangun kekuatan lokal serta kemandirian bersama dalam menghadapi bencana.
Pengorganisasian Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Melalui Penerapan Konsep Produksi Bersih di Dusun Krajan Desa Siwalan Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Harvina
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.52-66

Abstract

Desa Siwalan adalah desa yang terletak di kaki Gunung Wilis. Karena tanahnya yang subur, masyarakat bekerja di sektor pertanian dan peternakan. Dari sisi peternakan, masyarakat memelihara sapi dan kambing. Hal ini di dukung karena melimpahnya limbah hasil pertanian, yang dapat di gunakan sebagai pakan ternak. Namun banyaknya kotoran hasil peternakan tidak semua mampu di kondisikan, sehingga memunculkan dampak bagi lingkungan, yaitu berupa pencemaran air di sungai dan pencemaran udara akibat tumpukan kotoran ternak. Hal yang harus dilakukan ialah dengan penyadaran masyarakat tentang limpahan aset yang dimiliki dan belum termanfaatkan secara optimal. Aset tersebut berupa aset kotoran ternak, aset hewan ternak dan aset kelompok tani. Metode penelitian dalam penggalian data menggunakan metode ABCD (Aset Base Community Developmant). Pendampingan berbasis ABCD ini dilakukan dengan menggunakan tahap 5-D yaitu discovery, define, dream, design dan destiny. Pendampingan selama 4 bulan bersama masyararakat Dusun Krajan Desa Siwalan menghasilkan: (1) Masyarakat memiliki pola pemikiran bahwa masyarakat memiliki banyak aset yang dapat di kembangkan(2) Adanya tekat dan kemauan yang kuat menuju perubahan yang lebih baik (3) Kembali aktifnya kelompok tani dengan adanya kegiatan pembuatan pupuk organik (4) Limbah terolah menjadi pupuk (5) Penekanan biaya pupuk kimia yang terminimalisir oleh pupuk organik (6) skill yang di miliki masyarakat dapat berkembang.
Pengorganisasian Masyarakat dalam Mewujudkan Sampah Berkah di Dusun Pranti Desa Pranti Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Laila Nikmatun Nisak
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.67-86

Abstract

Desa Pranti di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik merupakan salah satu desa yang mempunyai masalah pengelolaan sampah yang kurang memadai. Permasalahan ini disebabkan oleh 3 hal, pertama kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya membuang sampah sembarangan seperti ke sungai/drainase air dan di lahan kosong. Kedua, belum adanya kelompok pengelolaan sampah. Ketiga, belum optimalnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah dan belum adanya kebijakan pengelolaan sampah dari pemerintah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu mencari cara bagaimana menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dari masalah sampah dan cara mengatasi masalah sampah agar dapat menjaga lingkungan yang bersih dan hijau. Penelitian ini membahas tentang pengorganisasian masyarakat mengatasi masalah sampah melalui bank sampah dan mewujudkan sampah berkah yang menjadikan lingkungan bersih dan hijau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian PAR (Participatory Action Research). Dalam pengumpulan data menggunakan teknik PRA (Participatory Rural Apresial). Metode dan teknik yang digunakan untuk proses pengorganisasian, melibatkan masyarakat aktif dan menjadi subyek dalam penelitian. Tujuannya untuk memunculkan perubahan dari satu kelompok masyarakat ke kelompok lain dan juga menjadi pelopor perubahan menuju arah yang lebih baik. Pendampingan yang dilakukan bersama masyarakat menghasilkan: (1) meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai masalah sampah (2) terbentuknya kelompok bank sampah yang bertujuan untuk mengolah sampah, sebagai langkah dalam mengatasi masalah sampah. (3) Optimal dalam pemanfaatan fasilitas dari pemerintah dan adanya kebijakan yang dibuat pemerintah desa. Aksi dalam riset ini hanya mampu membuat langkah kecil untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Proses penelitian ini dirasa masih jauh belum sempurna dalam mengungkapkan teori, teknik, maupun metode yang digunakan. Sehingga peneliti membutuhkan kritik dan saran yang dapat membangun perubahan kearah yang lebih baik lagi.
Pendampingan Masyarakat Terdampak Lumpur Lapindo Dalam Menghadapi Bencana Banjir Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo Muhammad Ismisyahriffi Edrial Zain
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.87-96

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang permasalahan banjir di Desa Gempolsari yang menjadi masalah baru setelah bencana lumpur dan kurangnya kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Gempolsari untuk dapat tangguh menghadapi bencana banjir. Kesiapsiagaan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko dampak dan kerugian akibat bencana. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). PAR merupakan penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relavan (stakeholders) dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung (di mana pengamalan mereka sendiri sebagai persoalan) dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) menggunakan wawancara semi tersturktur, FGD, mapping, dan transect. Penelitian dan pendampingan ini menghasilkan reformasi Kelompok Tangguh Bencana, kampanye dan pendidikan kebencanaan, penempelan poster, dan petunjuk jalur evakuasi. Kegiatan ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat serta membangun kesiapsiagaan masyarakat. Perubahan yang dicapai setelah adanya penelitian dan pendampingan ini adalah masyarakat menjadi lebih sadar bahwa bencana datang karena kelalaian mereka sendiri dalam menjaga lingkungan, masalah kebencanaan merupakan tanggung jawab bersama-sama, dan masyarakat pun sadar akan pentingnya pengurangan resiko bencana. Selain itu, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam mengatasi masalah kebencanaan dan terbentuk kelompok tangguh bencana yang memiliki program berkelanjutan.
Pengorganisasian Masyarakat dalam Meningkatkan Konsumsi Obat Alami Melalui Pemanfaatan Pekarangan Rumah di Dusun Delik Jombang Ika Nur Oktaviasari
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 1 (2021): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.3.1.28-35

Abstract

Indonesia dikaruniai dengan keanekaragaman hayati yang melimpah temasuk desa Jombangdelik. Penelitian ini membahas tentang pengorganiasasian masyarakat dalam upaya peningkatan konsumsi obat alami dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Tanah di desa Jombangdelik ini tergolong subur, beberapa tumbuhan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dapat tumbuh disana.Tanaman TOGA memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.Namun masyarakat belum memiliki kesadaran untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam TOGA padahal pekarangan yang dimiliki oleh masyarakat cukup luas. Proses pengorganisasian msyarakat ini menggunakan metode penelitian Participatory Action Research (PAR). Metode penelitian PAR ini melibatkan secara aktif partisipasi masyarakat mulai dari penggalian data, perumusan masalah, hingga proses aksi program. Penelitian PAR berbasis pada permasalahan yang terjadi di masyarakat sehingga proses penemuan masalah peneliti melibatkan masyarakat untuk menemukan permasalah tersebut. Strategi yang dilakukan peneliti yaitu melalui penyadaran masyarakat melalui pendidikan dan kampanye manfaat obat alami yang bisa ditanam di pekarangan masyarakat sendiri, memperkuat kelompok yang ada di masyarakat sebagai penggerak penanaman TOGA yaitu ibu PKK, serta advokasi kepada pemerintah dan lembaga terkait.Tujuan dari penelitian ini adalah terjadinya sebuah perubahan yang berkelanjutan didalam masyarakat dalam masalah kesehatan.
Membangun Kemandirian Masyarakat Desa Parakan Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek Maslakhah, Dina; Khashany, Missbakh; Sahri, Muhammad
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.1-19

Abstract

Terdapat tiga masalah utama di Desa Parakan yaitu kesadaran masyarakat akan bahaya bencana tanah longsor, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan juga kemiskinan masyarakat tani hutan. Sehingga dapat memunculkan dampak kepada keselamatan, kesehatan warga setempat, serta perekonomian masyarakat. Pendekatan yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR) yaitu melakukan penelitian bersama-sama dengan masyarakat dengan proses pemetaan partisipatif, inkulturasi, pencarian dan pengenalan masalah, pengorganisiran masyarakat, menyusun strategi pemberdayaan, pelaksanaan aksi perubahan, dan melakukan analisis dan refleksi. Aksi-aksi perubahan yang dilakukan untuk mengatasi tiga masalah utama terebut yaitu Pendidikan Mitigasi Bencana, membentuk komunitas peduli lingkungan dan Sekolah Tani Hutan pendidikan pola pertanian di lahan miring dan pengolahan hasil panen di Desa Parakan. Hasil dari proses pemberdayaan ini yaitu masyarakat dapat memiliki kesadaran dan pemahaman dalam hal pengurangan risiko bencana tanah longsor di Desa Parakan, lingkungan yang terbebas dari sampah, dan juga peningkatan perekonomian masyarakat.
Inovasi Pengelolaan Kedelai Menjadi Cookies Tempe Untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun Aimmatul Hidayah, Aprilia
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.20-32

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemberdayaan masyarakat Desa Wonoasri, yang memiliki aset lokal berupa kedelai untuk di inovasi menjadi cookies tempe. Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengelolaan kedelai ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat, sehingga aset yang ada didesa dapat dimanfaatkan. Penelitian ini berfokus pada, pertama, yaitu membuat suatu kelompok ibu-ibu kreatif dan inovatif. Kedua, membangun kepercayaan ibu-ibu untuk mengembangkan aset yang ada didesa maupun yang dimiliki. Ketiga, mobilitasi aset atau potensi sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Wonoasri. Dalam pendampingan ini menggunakan pendekatan ABCD (Ased Based Community Development) pendekatan yang berbasis aset memiliki lima tahapan yaitu 5-D diantaranya yaitu: Discovery, Dream, Desgin, Define, Destiny. Dari lima tahapan tersebut peneliti mengajak masyarakat untuk lebih mengenali aset atau potensi yang ada didesa maupun ada didalam diri mereka, dengan menceritakan pengalaman sukses atau cerita sukses dimasa lalu. Kemudin peneliti mengajak masyarakat untuk berharap atau memimpikan apa yang ingin di capai dimasa yang akan datang. Setelah menemukan potensi dan penguatan aset masyarakat Wonoasri yang diharapkan oleh peneliti dan masyarakat adalah sebuah perubahan bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat. Aksi yang telah dilakukan oleh kelompok ibu-bu kreatif dan masyarakat Wonoasri dalam inovasi pengelolaan kedelai sebagai cookies tempe telah membawa hasil yang maksimal untuk penguatan ekonomi. Selain itu dapat memanfaatkan dan mengelola hasil tani menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi dalam meningkatkan usaha masyarakat. Kemudian dalam pemberdayaan ini mampu untuk melakukan perubahan sosial masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Belimbing Wuluh Di Desa Berbek Kabupaten Sidoarjo Jariyah, Ainun
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.33-45

Abstract

This research explores the strategies for improving the economyof society through the Berbek Village properties. The village assets that they have are in the form of a bund and belimbing wuluh and the societies also have the potential or skills in food processing but the seas sets have not been use dproperly. This research investigates method for improving society's economy through the properties of the Berbek Village. This research uses the ABCD (Asset Bussed Community Development) strategy that has been in effect for two and a half of months. Starting from the initial phase to the transition throughthe empirical stages of Trend and Shift and Leaky Bucket. Theresults of this research suggest (1) the mother group's empowerment strategy, (2) management training to process star fruit into nutritious syrup drinks in collaboration with the grocery store for the marketing process

Page 1 of 4 | Total Record : 34