Penelitian ini bertujuan menganalisis alur proses produksi tissue pada PT. Infinity Blessing Indonesia melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Kebutuhan tissue yang terus meningkat menuntut perusahaan maklon untuk memiliki sistem produksi yang efisien, terkoordinasi, dan mampu mempertahankan konsistensi mutu. Untuk memahami dinamika tersebut, penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan personel kunci, serta penelaahan dokumen internal perusahaan yang berkaitan dengan pengadaan bahan baku, pengoperasian mesin, hingga pengemasan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi terdiri dari lima tahapan utama, yaitu pengadaan jumbo roll, converting, embossing dan folding, pengemasan, serta penyimpanan. Meskipun tahapan tersebut telah mengikuti prosedur standar, ditemukan sejumlah hambatan operasional yang berdampak pada efisiensi produksi. Keterlambatan pasokan bahan baku kerap menyebabkan pengunduran jadwal, sementara downtime mesin muncul akibat perawatan yang belum terjadwal secara optimal. Selain itu, ketidaksesuaian data stok antara gudang dan bagian produksi memunculkan kesenjangan informasi yang menghambat perencanaan. Variasi mutu antarbatch juga masih terjadi akibat perbedaan setelan mesin dan koordinasi teknis yang kurang konsisten. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi informasi yang lebih baik, peningkatan pemeliharaan preventif, serta penguatan koordinasi lintas fungsi untuk mencapai stabilitas proses produksi. Studi ini turut memberi kontribusi empiris bagi pengembangan strategi peningkatan efisiensi dan kualitas di industri maklon tissue. Penelitian lanjutan dianjurkan untuk memperluas cakupan dengan pendekatan kuantitatif atau analisis komparatif antarpelaku industri.
Copyrights © 2026