Daerah Irigasi Cau memiliki permasalahan pada kondisi eksistingnya yaitu kondisi defisit air dimana jumlah kebutuhan air lebih banyak dibandingkan dengan ketersediaannya yang terjadi pada musim hujan, Musim Kemarau I dan II. Sehingga, pengoptimasian alokasi air menggunakan program dinamik deterministik perlu dilakukan. Tujuan dari optimasi ini adalah untuk dapat memaksimalkan keuntungan hasil tani dengan cara membagi daerah irigasi menjadi beberapa stage agar nantinya air akan dilokasikan ke setiap stage sesuai kebutuhan agar mendapatkan keuntungan maksimal. Fungsi kendala dalam optimasi adalah debit yang tersedia dan luas lahan. Fungsi tujuan optimasi adlaah keuntungan maksimal hasil tani. Hasil dari optimasi dengan program dinamik didapatkan peningkatan luas lahan sebesar 12,33% di musim tanam I, 8,42% di musim tanam II dan 38,90% di musim tanam III dengan keuntungan untuk setiap musim tanam adalah Rp. 13.296.184.959,00, Rp. 9.536.165.030,00, dan Rp. 6.337.986.652,00.
Copyrights © 2026