Banjir merupakan suatu kondisi dimana air secara kuantitas berlebihan sehingga menyebabkan daratan menjadi terendam. Penanganan banjir memiliki banyak cara, antara lain dengan konservasi di DAS, normalisasi sungai, maupun pembuatan bangunan bangunan penunjang (embung, tanggul dan lain lain). Studi ini melakukan perencanaan tanggul sebagai pengaman dari banjir dengan 2 jenis tanggul yaitu Building with nature dan Non Building with nature. Pada studi ini menggunakan lokasi di DAS Gembong Kota Pasuruan, dari data historis yang ada, lokasi ini sering mengalami banjir. Setelah dilakukan perhitungan debit banjir rancangan didapatkan nilai pucak Q25 sebesar 126,1 m3/sec. dari data debit banjir jam jaman selanjutnya dilakukan pemodelan dengan 2 jenis, yaitu menggunakan manning building with nature (0,055) dan manning non building with nature (0,025). Dari hasil pemodelan didapatkan hasil bahwa Sungai Gembong mengalami luapan di beberapa lokasinya. Di lokasi yang mengalami luapan selanjutnya dilakukan perencanaan tanggul untuk 2 jenis yaitu building with nature dan non building with nature. Dari hasil perencanaan didapatkan hasil bahwa tinggi tanggul yang dibutuhkan pada perencanaan ini adalah sebesar 0,6 m. untuk selanjutnya akan dilakukan perhitungan RAB untuk perencanaan tanggul, didapatkan hasil untuk tanggul BWN sebesar Rp 2.818.345.875,59 dan untuk tanggul non BWN adalah Rp. 8.817.558.693,59.
Copyrights © 2026