Tanaman lobak (Rhaphanus sativus L.) adalah sayuran berumbi asal Asia Barat dan Eropa, dengan varietas putih paling umum dikonsumsi. Umbinya kaya zat dan vitamin, sehingga dibudidayakan sebagai sayuran dan obat. Tanah podsolik merah kuning (PMK) memiliki kendala seperti struktur menggumpal, agregat tidak stabil, permeabilitas rendah, miskin unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg) dan mikro (Zn, Mo, Cu, B), serta bahan organik. Bokasi paitan digunakan untuk memperbaiki kerusakan tanah akibat pupuk anorganik dan meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah PMK. Penelitian bertujuan menentukan dosis terbaik bokasi paitan dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan lobak di tanah PMK. Lokasi penelitian di Jalan W.R. Supratman Pontianak selama ±4 bulan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: bokasi paitan (30, 40, 50 ton/ha) dan pupuk NPK (300, 400, 500 kg/ha). Setiap kombinasi diulang 3 kali dengan 4 sampel tanaman, total 108 tanaman. Variabel yang diamati meliputi jumlah daun, berat segar dan kering umbi, diameter, serta panjang umbi. Hasil menunjukkan interaksi signifikan antara bokasi paitan dan pupuk NPK terhadap berat kering tanaman. Kombinasi bokasi 40 ton/ha dan NPK 500 kg/ha menghasilkan berat kering tertinggi, serta efisien pada variabel umbi lainnya.
Copyrights © 2025