Dengan perkembangan teknologi dan transformasi sosial yang terjadi di era pendidikan kontemporer, ada tantangan baru untuk menerapkan standar profesional guru. Artikel ini membahas peran etika keguruan dalam menjaga profesionalisme guru serta berbagai tantangan yang muncul sebagai akibat dari perubahan budaya sosial dan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitiannya. Berbagai buku dan jurnal terbaru tentang etika profesi guru dan dinamika pendidikan kontemporer dievaluasi. Kajian menunjukkan bahwa meskipun teknologi dapat meningkatkan kualitas pendidikan, ada risiko penyalahgunaan teknologi, dehumanisasi interaksi, dan perubahan nilai sosial. Akibatnya, guru harus lebih fleksibel saat menerapkan kode etik. Strategi utama untuk menjaga kualitas pendidikan adalah meningkatkan pelatihan berkelanjutan, meningkatkan literasi digital, membuat kebijakan yang mendukung, dan membangun budaya sekolah yang berlandaskan etika dan humanisme. Selain mengisi celah penelitian terkait masalah etika di dunia pendidikan modern, penelitian ini membahas bagaimana etika profesi guru dapat disesuaikan dengan Society 5.0. Oleh karena itu, memperkuat etika profesi guru sangat penting untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, adil, dan berfokus pada pengembangan karakter siswa di era digital.
Copyrights © 2025