Di era modern, globalisasi dan kemajuan teknologi digital membuat interaksi antarbudaya semakin meningkat, namun turut menghadirkan tantangan seperti intoleransi dan polarisasi sosial. Penelitian ini menelaah dinamika multikultural saat ini, mengidentifikasi faktor yang mendorong maupun menghambat integrasi sosial, serta merumuskan strategi untuk memperkuat harmoni dalam masyarakat. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural, kebijakan yang mendukung keberagaman, peran komunitas, dan kemampuan literasi digital merupakan komponen penting dalam menjaga kesatuan sosial. Tantangan yang muncul meliputi minimnya pemahaman lintas budaya, ketimpangan sosial, dan meningkatnya polarisasi identitas di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi sosial perlu diperkuat melalui kombinasi nilai kearifan lokal, pemanfaatan teknologi digital secara tepat, serta kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Copyrights © 2025