Pemilihan dosen terbaik merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Universitas Teknologi Digital Indonesia membutuhkan sistem penilaian yang objektif dan sistematis untuk mengevaluasi kinerja dosen secara adil dan transparan. Penelitian ini menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam proses pemilihan dosen terbaik dengan mempertimbangkan beberapa kriteria utama, yaitu kualitas pengajaran, kontribusi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kehadiran, dan tanggapan mahasiswa. AHP digunakan untuk memberikan bobot pada masing-masing kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya melalui perbandingan berpasangan (pairwise comparison). Data diperoleh dari hasil survei, wawancara, serta dokumentasi kinerja dosen yang dianalisis menggunakan pendekatan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini mampu memberikan peringkat yang lebih objektif dalam menentukan dosen terbaik, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam proses seleksi. Berdasarkan hasil akhir perhitungan, tiga dosen dengan peringkat tertinggi adalah: Asyahri Hadi Nasyuha (nilai akhir 2,4115), Rikie Kartadie (0,9994), dan Erna Hudianti Pujiarini (0,9994). Implementasi sistem berbasis AHP diharapkan dapat mendorong dosen untuk terus meningkatkan kinerja mereka dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Copyrights © 2025