Ketersediaan dan keterbukaan data layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, memainkan peran penting dalam mewujudkan sistem pelayanan yang merata dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan peta interaktif layanan Puskesmas nasional dengan mengintegrasikan data terbuka (open data) pemerintah menggunakan teknologi Streamlit dan Folium. Sumber data berasal dari portal data kesehatan dan administrasi wilayah yang tersedia untuk publik dan memiliki informasi yang dapat diekstrak untuk kebutuhan peta interaktif. Data tersebut diproses melalui tahapan pembersihan dan geocoding untuk memperoleh koordinat geografis. Aplikasi yang dibangun memungkinkan pengguna untuk menjelajahi peta interaktif, menyaring informasi berdasarkan wilayah atau kecamatan, dan mengakses detil masing-masing Puskesmas secara langsung. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa dari 333 data Puskesmas, sebanyak 299 entri berhasil divisualisasikan pada peta dan 34 entri gagal diproses karena kendala geocoding. Selain itu, pengujian performa menggunakan Firefox DevTools menunjukkan bahwa untuk memanggil dan memuat sebuah halaman peta interaktif rata-rata memakan waktu 1,278 hingga 1,291 detik dengan ukuran data yang ditransfer sekitar 3105 kB. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi open data dalam visualisasi berbasis web dapat dilakukan untuk meningkatkan transparansi, memperluas akses informasi, serta mendukung pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan berbasis data di sektor kesehatan.
Copyrights © 2025