Pemanfaatan model zebrafish (Danio rerio) dalam skrining senyawa bahan alam terus berkembang karena kemiripan biologisnya dengan vertebrata lain, perkembangan embrio yang cepat, serta sensitivitas tinggi terhadap perubahan fenotipik. Kawasan Wallacea yang kaya keanekaragaman hayati menyediakan sumber metabolit sekunder dengan potensi bioaktivitas yang belum banyak dieksplorasi, sehingga diperlukan telaah mengenai prospek penggunaan zebrafish sebagai platform uji awal. Artikel ini mengulas peran zebrafish dalam skrining toksisitas dan bioaktivitas senyawa alam Nusantara dengan penekanan pada implementasinya di Wallacea. Kajian dilakukan melalui penelusuran literatur dari basis data nasional dan internasional serta analisis terhadap tren penggunaan model ini. Hasil telaah menunjukkan bahwa zebrafish merupakan model yang efisien dan serbaguna untuk evaluasi toksisitas akut, pengamatan morfologi, aktivitas angiogenik dan antiangiogenik, respons inflamasi, serta perubahan perilaku. Integrasi model transgenik dan bioassay multi-level memungkinkan identifikasi dini mekanisme aksi senyawa. Selain itu, pengembangan Wallacea Natural Product Bioactivity Library berpotensi memperkuat pemetaan kandidat senyawa unggul dari flora endemik. Secara keseluruhan, skrining berbasis zebrafish menawarkan pendekatan cepat, sensitif, dan terstandarisasi yang dapat mempercepat eksplorasi bahan alam serta mendukung pengembangan riset pra-klinik di wilayah Wallacea.
Copyrights © 2025