Stres merupakan permasalahan umum yang dihadapi mahasiswa, terutama pada tingkat akhir saat menyelesaikan tugas akhir, yang memicu tekanan akademik tinggi dan membutuhkan intervensi non-farmakologis yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan stres pada mahasiswa semester tujuh Program Studi Keperawatan UPI Sumedang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok pre-test dan post-test, melibatkan mahasiswa semester tujuh yang sedang mengerjakan skripsi sebagai populasi. Instrumen Perceived Stress Scale digunakan untuk mengukur tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi terapi selama tujuh hari. Simpulan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan tingkat stres mahasiswa. Saran dari penelitian ini adalah agar terapi musik dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai metode mandiri untuk mengelola stres, dan bagi institusi untuk mengintegrasikannya dalam program pencegahan stres akademik.
Copyrights © 2025